Giovanni Trapattoni Tidak Suka Dengan Gaya Tiki-Taka Pep Guardiola

Giovanni TrapattoniMenurut Mr. Trap, Tiki-taka yang diterapkan Pep Guardiola saat tangani Barcelona merupakan taktik yang terlalu banyak basa-basi, sedangkan dirinya secara pribadi tidak menyukai tipikal taktik seperti itu, lebih ke to the point untuk mendobrak lini pertahanan lawan, tanpa harus bertele-tele.

Salah seorang Pelatih Legendaris Italia dan Juventus, Giovanni Trapattoni mengaku tidak suka dengan taktik atau skema permainan dari manajer Bayern Munchen saat ini, Pep Guardiola. Kita tahu, nama Guardiola muncul ke permukaan sejak memperkenalkan gaya tiki-taka saat masih tangani Barcelona pada periode 2008 sampai 2012 silam. Saat itu, Barcelona yang ditanganinya berhasil menggondol banyak sekali trofi Major, termasuk trofi Liga Champions Eropa. Banyak pihak yang merasa kagum dengan gaya tiki-taka yang diterapkan Pep Guardiola, bahkan juga ada yang berusaha untuk meniru gaya tersebut. Namun secara pribadi, Giovanni Trapattoni mengaku tidak suka dengan gaya seperti itu.

”Apa yang saya lihat di dunia sepakbola sekarang ini memang benar, terutama bagi Bayern Munchen, bagi saya sendiri, tiki taka terlalu banyak menguasai bola. Tik, Tak, tik, Tak, Tuk, Tuk. Maju dan mundur dengan sedikit hasil, dan setelah 27 menit berlalu, mereka barulah melepas tendangan ke gawang untuk kali pertama, jadi hasilnya terlalu sedikit, kurang efektif”

”Anda harus memyerang dengan tekad lebih, ada gawang di tengah, dan sepuluh gelandang mengumpan bola mundur, 70 meter jauhnya dari gawang. Saya sendiri tidak suka dengan itu, bagi saya, itu terlalu berlebihan. Ada orang swedia di AC Milan 30 tahun lalu, Nils Liedholm, dia mengawalinya dengan penguasaan bola permanen, namun sepakbola adalah jab-jab, menembak dan mencetak gol, hal tentang penguasaan bola bukanlah hal yang baru, dengan Pep, hal itu menjadi luar biasa” Ujar Trapattoni kepada Reporter.